Museum Macan Jadi Tempat Wisata Kekinian

Museum biasanya menjadi destinasi wisata yang asing bagi kalangan remaja atau generasi milenial. Karena biasanya museum selalu di identikan dengan tempat yang di isi oleh benda-benda prasejarah yang terkesan kuno.

Namun stigma itu berubah seketika setelah hadirnya museum terbaru di Jakarta, yang dikenal dengan nama Museum Macan, meski bernama Museum Macan namun museum ini bukanlah sebuah museum yang bertemakan Fauna, justru Museum Macan adalah sebuah museum dengan konsep seni rupa yang mengoleksi karya seni modern dan kontemporer Indonesia serta Internasional. Nama Museum Macan itu sendiri memiliki kepanjangan Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara.

Museum yang diresmikan pada tanggal 7 September 2017 tahun lalu tersebut tidak pernah kehabisan pengunjung, bahkan hingga ramai diperbincangkan di sosial media. Rata-rata pengunjung museum tersebut memang para generasi milenial ini di sebabkan karena karya seni yang di hadirkan museum macan sangat aesthetic dan instagramable. Tak heran jika Museum Macan banyak dikunjungi bahkan hanya untuk berfoto-foto saja.

Museum Macan sendiri menampilkan sekitar 90 karya seni rupa modern dan kontemporer Indonesia dan dari seluruh dunia. Ke-90 karya tersebut merupakan bagian dari 800 karya seni yang telah dikumpulkan oleh kolektor seni dan juga pengusaha asal Indonesia Haryanto Adikusumo yang sekaligus sang penggagas museum macan itu sendiri.

Museum MACAN terletak di Wisma Akr, Jl. Panjang No.5, RT.11/RW.10, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Jam operasional museum tersebut dari pukul 10.00-19.00 WIB, dan buka dari hari Selasa sampai Minggu.

Untuk harga tiket masuknya sendiri sangatlah terjangkau, Rp.50.000 untuk orang dewasa, Rp. 40.000 untuk lansia dan juga pelajar, dan Rp.30.000 untuk anak-anak.

Jakarta Targetkan 4 ,7 Juta Kunjungan Wisman Tahun Ini

Jakarta dikenal masyarakat Indonesia sebagai pusat pemerintahan sekaligus bisnis dan perniagaan. Jarang ada orang yang mengaitkan Jakarta dengan aktivitas berlibur, apalagi pelesir, seperti Bali.

Tidak banyak yang tahu bahwa Jakarta juga cukup asyik untuk dijelajahi. Beragam museum, tempat bersejarah, hingga daerah pesisir Jakarta sebenarnya cukup menarik untuk dikunjungi.

“Jakarta memproleh 2,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara di tahun 2017, diharapkan bisa meningkat 4,7 juta seperti Bali,” ujar Ketua Tim Pelaksana Visit Wonderful Indonesia (ViWi) 2018, Haryadi BS Sukamdani.

Untuk memenuhi target tersebut, diperlukan strategi yang efektif. Salah satu yang upaya yang bisa dilakukan untuk mencapai target tersebut adalah dengan memasukkan Jakarta di paket wisata Visit Wonderful Indonesia.

“Perolehan hot deals saja tidak akan efektif, tanpa produk yang berkualitas juga akan sulit mencapai target, maka harus dijalankan bersama dengan semua stakeholder secara terintegrasi. Dalam paket ViWI Jakarta masuk daftar cluster bersama Kepri (Kepulauan Riau), Bali, dan 18 dest target ViWI lainnya,” tambah Hariyadi.

Archery Batle: Wahana Baru Yang Menantang di Ancol

Olahraga memanah saat ini tengah digandrungi masyarakat. Berbagai kalangan dari anak-anak sampai dewasa kini gemar melakukan kegiatan ini. Selain dapat dilakukan di beragam jenis tempat baik outdoor maupun indoor ternyata olahraga ini juga dapat mengasah konsentrasi dan kesabaran. Sejarah panahan sendiri telah dimulai sejak 5.000 tahun yang lalu yang awalnya digunakan untuk berburu dan kemudian berkembang sebagai senjata dalam pertempuran dan kemudian sebagai olahraga ketepatan.

Panahan sering dianggap sebagai olahraga statis, namun tidak  demikian yang ditemui di kawasan rekreasi Ancol. Dalam mengikuti trend olahraga ini, Taman Impian Jaya Ancol membuka sebuah wahana baru “ARCHERY BATTLE”. Diluncurkan akhirMaret 2018, wahana ini dapat ditemui di kawasan Allianz Ecopark. Berada dalam lokasi yang sama dengan wahana paint ball, Archery Battle dapat menambah variasi aktivitas rekreasi yang dapat dipilih.

“Archery battle merupakan salah satu wahana baru yang dibuka pada akhir Maret 2018, bertujuan menambah variasi wahana interaktif di kawasan rekreasi Ancol. Pengunjung dapat memilih aktivitas olahraga outdoor yang seru karena dilakukan bersama sahabat dan keluarga” ujar Teuku Sahir Syahali, DirekturRekreasi Taman Impian Jaya Ancol dalam siaran pers yang diterima Redaksi El John News, Kamis, 5 April 2018.

Disini pengunjung dapat melatih jiwa kompetisi dan sportivitas bersama sahabat dan kerabat karena untuk menikmati wahana ini harus minimal 5 orang dan 2 kelompok. Masing-masing kelompok diberikan kesempatan untuk bertarung dengan durasi 10 menit dan terdiri dari 3 sesi permainan, jadi total waktu pertarungan sekitar 30 menit.

Untuk menikmati wahana yang penuh tantangan ini, pengunjung diwajibkan menggunakan sejumlah alat pengaman mulai dari lengan, wajah dan dada. Tidak perluk hawatir, karena semua perlengkapan tersebut telah disediakan di lokasi wahana. Pengunjung cukup membayar 100.000 rupiah per orang, sudah dapat menikmati wahana olahraga seru yang bermanfaat. Dibuka setiap hari mulai jam 8 pagi sampai 4 sore, pengunjung dapat langsung mendatangi area Archery Batlle di kawasan Allianz Ecopark.

Selamat Datang di Jakarta, Kereta MRT

Setelah penantian yang panjang, akhirnya Jakarta akan benar-benar punya MRT. Hari ini, sebanyak 2 trainset atau dua belas gerbong kereta MRT akan tiba di Jakarta. Kapal dikirim langsung dari Pelabuhan Toyashi Jepang menggunakan kapal kargo.

Kereta MRT tersebut nantinya akan diturunkan dari kapal kargo pada Kamis (5/4/2018) besok dan langsung dikirim ke Depo Lebak Bulus dengan menggunakan alat multi-axle trailer.

Tubagus Hikmatullah, Corporate Secretary Division Head MRT mengatakan proses pengiriman MRT dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Depo Lebak Bulus akan dilakukan malam hari, tepatnya dari pukul 22.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB pagi.

“Proses pengiriman akan berlangsung malam hari untuk mengurangi dampak kepadatan yang ditimbulkan,” ujar Tubagus.

Pada fase pertama ini, PT MRT Jakarta sudah menyiapkan total 16 trainset buatan perusahaan kereta api Nippon Sharyo, Jepang. Empat belas trainset lainnya akan dikirim secara berkala pada akhir Juni. Sampai akhir Oktober nanti ditargetkan seluruh trainset dari Jepang sudah sampai ke Jakarta.

MRT Jakarta direncanakan akan mulai beroperasi pada Maret 2019 mendatang. Stasiun MRT Jakarta akan beroperasi mulai jam 05.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB dengan rentang waktu antar kereta hanya lima menit.

Hadirnya MRT di Jakarta menjadi terobosan baru bagi transportasi publik di Ibukota. Diharapkan dengan kehadiran MRT, nantinya masyarakat bisa meninggalkan kendaraan pribadi dan menggunakan transportasi publik untuk mengurangi kemacetan.

Uber dan Canon Kolaborasi Ungkap Hidden Gems di Jakarta

Begitu banyak tempat-tempat di Jakarta yang belum dieksplorasi yang dibaliknya menyimpan keindahan dan cerita yang menarik. Melalui fotografi, Uber dan Canon berkolaborasi dalam sebuah kampanye, Uber x Canon: Hidden Cities, untuk mengungkap tempat-tempat menarik dan tersembunyi (Hidden Gems) di beberapa kota di Asia tenggara, salah satunya di Jakarta.

Beberapa tempat tersembunyi dan menarik tersebut dikumpulkan berdasarkan analisis data lokasi penurunan penumpang di Jakarta dan sekitarnya, yang dilengkapi dengan data analisis tambahan di sekitar destinasi-destinasi ini.

Melalui kolaborasi ini, Uber dan Canon mengundang beberapa fotografer dan para social mediainfluencers untuk mengabadikan momen dan sudut-sudut yang indah dan menarik di lokasi-lokasi tersebut dengan menggunakan kamera Canon mirrorless EOS M.

Para fotografer dan social media influencers yang bergabung dalam kolaborasi ini adalah Tino Renato (@tinorenato), Mutiara Dewi (@mutiaradewi), dan Fen Soong (@fensoong). Mereka akan menghidupkan kembali kisah-kisah dari tempat-tempat tersebut melalui karya foto yang indah.

Director Brand and Strategy Asia Pacific of Uber, Eshan Ponnadurai mengatakan, kampanye dan kolaborasi ini merupakan bagian dari misi Uber untuk membuka potensi kota dengan memanfaatkan teknologi.

“Bekerjasama dengan para influencer lokal, Uber memanfaatkan wawasan berbasis data dan budaya yang relevan untuk menceritakan kisah bagaimana kota dapat bergerak. Uber menjadi ‘orang dalam’ yang mengerti kota-kota di Asia beserta keunikan dari tempat-tempat tersembunyi yang berada di dalamnya bagi para mitra pengemudi dan penumpang,” ujarnya

Tiga hidden gems di Jakarta dan sekitarnya yang menjadi lokasi ‘perburuan’ para fotografer dan influencers ini adalah:

1. Arthayasa Stable, sebuah areal aktivitas outdoor untuk olahraga berkuda yang berlokasi di daerah Depok untuk menjadi salah satu destinasi tersembunyi yang menarik. Arthayasa Stable menawarkan berbagai fasilitas seperti pelatihan menunggang kuda bagi anak-anak hingga dewasa sampai ke perawatan dan klinik untuk kuda. Didirikan sejak 1992, hingga kini Arthayasa Stable telah menjadi tempat berkuda terbaik tidak hanya se-Indonesia saja, namun se-Asia tenggara.

2. Kampung 99 Pepohonan, sebuah tempat wisata sekaligus penginapan yang berada di daerah Depok ini menawarkan konsep alam dengan menghadirkan berbagai binatang dan beragam jenis tanaman. Berbagai aktivitas outdoor yang ditawarkan juga beragam seperti memerah sapi hingga bermain ATV.

3. Taman Wisata Hutan Mangrove, taman wisata yang terdapat di daerah Pantai Indah Kapuk ini juga menjadi tempat tersembunyi yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Terletak tidak jauh dari pusat kota Jakarta, wisata alam ini dapat menjadi alternatif hiburan di tengah hiruk pikuk ibu kota selain mall dan tempat hiburan di tengah kota lainnya.

Selain kota Jakarta, kolaborasi Uber dan Canon juga mengungkap hidden gems di kota-kota lain di asia tenggara yakni, Kuala Lumpur, Manila, Singapura, dan Ho Chi Minh.

Cari tahu lebih lanjut tentang #HiddenCities dengan bekunjung ke www.uber.com/hidden-cities untuk mengetahui cerita dibalik foto-foto destinasi tersembunyi yang ada di Jakarta dan link ini untuk unduh foto-foto dari Jakarta.

Kampung Akuarium, Sunda Kelapa dan Luar Bantang Akan Dijadikan Objek Wisata

Kampung  Akuarium di Penjaringan, Jakarta Utara yang kini tinggal puing-puing akan dibangun objek wisata budaya dan sejarah. Bukan hanya Kampung Aquarium, Sunda Kelapa dan Luar Batang juga akan di jadikan daerah wisata yang serupa. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  yakin ketiga wilayah itu jika dijadikan objek wisata akan berbuah manis untuk perekonomian Jakarta.

“Jadi kami ingin membangun di situ, salah satu Kampung Akuarium, kemudian ada Sunda Kelapa, lalu ada Luar Batang. Satu rangkaian itu adalah nanti di masa depan kami merencanakan untuk daerah kegiatan wisata budaya yang punya sejarah,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 19 Januari 2018.

Anies menjelaskan  bangunan yang ada di Kampung Aquarium kini telah rata dengan tanah akibat penggusuran. Melihat kondisi itu, maka objek wisata yang nanti berdiri di Kampung  ini akan dibangun ulang. Konsepnya, kata Anies, akan dibicarakan dengan warga.  Untuk menghadirkan objek wisata diKampung Aquarium, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan mengajak warga setempat.

“Prosesnya itu bukan seperti pemprov mendata, pemprov menyiapkan, kemudian warga pasif, enggak. Kampung Akuarium ini justru salah satu contoh kegiatan yang dilakukan secara kolaboratif. Jadi, warganya terlibat, dari mulai awal,” ujarnya.

Anies menambahkan, Pemprov DKI Jakarta sudah memulai membangun tempat penampungan atau shelter untuk warga yang masih bertahan di Kampung Aquarium. Tempat penampungan diperlukan untuk tempat tinggal sementara bagi warga.

Ia mengungkapkan, pembangunan tempat penampungan sudah mulai dikerjakan sejak 7 Januari 2018. Diperkirakan ada 180 kepala keluarga (KK) yang masih tinggal di tenda-tenda.

“Dan kalau shelter-nya selesai, mereka bisa tinggal di situ. Saya lupa jumlahnya, kalau enggak salah 180-an KK yang nanti akan tertampung di shelter itu,” ucapnya.

Sederet Musisi Kondang Siap Ramaikan Java Jazz 2018

Festival musik jazz, Jakarta International Java Jazz Festival kembali digelar di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 2 hingga 4 Maret 2018.

JP Cooper, Vanessa Williams, Ron King Big Band, Matthew Whitaker, Larry Carlton hingga Andien, Glenn Fredly, dan Teddy Adhitya dijadwalkan akan manggung sebagai pengisi acara.

Jika tahun lalu Java Jazz Festival menghilangkan panggung khusus untuk special show, di tahun ini, panggung khusus tersebut kembali hadir.

“Memang tahun lalu kami mencoba menghilangkan adanya special show, tapi para pengunjung yang sudah terbiasa menonton acara kami, justru meminta adanya special show lagi,” jelas Direktur Java Festival Production, Dewi Gontha ditemui di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (18/1/2018).

“Akhirnya kami adakan kembali special show, karena tujuannya sebenarnya untuk mensortir penonton, agar penonton bisa lebih nyaman dan dekat dengan artis idolanya,” sambungnya.

Ada tiga nama musisi yang mengisi panggung special show, yakni Lauv, Daniel Caesar, dan yang baru saja diumumkan adalah Goo Goo Dolls.

Untuk dapat menonton special show tersebut, penonton harus lebih dulu memiliki tiket regular, baik harian maupun terusan, untuk dapat masuk ke area Java Jazz Festival. Selanjutnya mereka juga harus membeli tiket special show.

Harga tiket untuk menyaksikan pertunjukan Lauv dan Goo Goo Dolls adalah sebesar Rp 199 Ribu. Sedangkan untuk menyaksikan Daniel Caesar harga tiket dibanderol senilai Rp 149 Ribu.

Untuk tiket harian, dijual di harga Rp 630 Ribu. Penonton yang hendak datang tiga hari berturut-turut juga bisa membeli tiket terusan seharga Rp 1,465 Juta.

Duka Museum Bahari Juga Duka Para Traveller Pecinta Sejarah

Kondisi Museum Bahari  di Jakarta  sudah tidak seperti dulu lagi, yang selalu mempesona dengan ratusan koleksi bahari-nya. Koleksi-koleksi itu kini tinggal  kenangan, bahkan  ada beberapa koleksi yang nyaris sudah tidak utuh lagi, utamanya koleksi yang berada di Gedung A  dan Gedung C,  setelah dilalap si  jago merah pada Selasa kemarin, 16 Januari 2018.

Kebakaran yang melanda Museum Bahari menghabiskan hampir seluruh bangunan  Gedung A blok1 dan 2 serta gedung C blok 1 dan 2. Hingga berita ini dimuat belum diketahui penyebab kebakaran namun dugaan awal kebakaran akibat korsleting listrik.

Kebakaran ini,  menjadi duka para traveler, khususnya para penyuka wisata sejarah. Tidak sedikit traveler menyampaikan kesedihannya di akun media social-nya seperti instagram

Salah satu akun Instagram @jessie.j.seti**** menuliskan “Belum pernah ksn udh g bs liat koleksi kpl nya deh,”.

Begitupun dengan akun @***apujilest “Ya ampun… Sedih, salah satu situs bersejarah yg pernah saya kunjungi,” tulisnya.

Adapun traveler yang juga bersimpati karena punya pengalaman tersendiri. Contohnya akun @miriam_m***. “Sekelas pernah field trip ke sini untuk mata kuliah budaya populer, sedihh padahal bagus2 display yg di lantai 2. Mungkin nanti renovasinya sekalian revitalisasi biar museumnya semakin interkatif dan modern. Dan fitur2 mitigasi bencana spt (seperti) APAR harus lebih diperhatikan lagi biar nggak terulang kembali,” katanya.

Tidak hanya mengutarakan kesedihannya, ada juga traveler yang berpendapat tentang pengelolaan museum. Seperti yang ditulis akun @luthfiaz****,

“Objek vital dan bersejarah harusnya dirawat dan memiliki sistem pemadam kebakaran gedung yang baik,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, Museum Bahari merupakan salah satu pusat sejarah maritim di Indonesia. Museum ini sudah ada sejak tahun 1656 silam, berada di Jalan Pasa Ikan, Penjaringan Jakarta Utara.. Di tahun 2017, museum yang tadinya kurang terurus ini kemudian direvitaslisasi. (Sumber Detik)

Menhub Tawarkan Investor Arab Saudi Berinvestasi LRT Rute BSD-Bandara

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menawarkan, investasi proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) Bandara Soekarno Hatta–Bumi Serpong Damai (BSD) senilai Rp20 triliun kepada investor Arab Saudi.

Budi menjelaskan, pembangunan moda transportasi massal, seperti LRT, diperlukan guna meningkatkan konektivitas sekaligus mengurangi kemacetan lalu lintas jalan raya antara Bandara Soekarno Hatta – Serpong maupun sebaliknya.

“Kita butuh untuk mengurangi kemacetan di Bandara Soekarno Hatta dan sekitarnya. Kalau dibiarkan dengan kendaraan seperti sekarang, suatu waktu kita bisa tiga jam (Bandara Soekarno Hatta – BSD),” jelas Budi Karya setelah memberikan sambutan dalam Konferensi Investor Properti Saudi – Indonesia di Jakarta, Senin (15/1).

Lebih lanjut, sebut Budi, perkembangan kota-kota di bagian selatan dari Jakarta terbilang cepat. Jika tak dibangun moda transportasi publik, maka masyarakat dari Serpong dan sekitarnya harus memutar dahulu ke Jakarta untuk menuju Bandara Soekarno Hatta. Hal tersebut, terang Menhub, akan memperparah kemacetan di Ibu Kota.

“Oleh karenanya, pembangunan LRT ini perlu sesegera mungkin,” ungkap Budi.

Budi menyarankan, investor Arab Saudi nantinya bisa bekerja sama dengan pengembang BSD sehingga kelak dapat pula mengoptimalkan pengembangan Transit Oriented Development (TOD) LRT.

Investor juga harus dapat ruang yang besar misalnya 2 hektar melalui mereka kerja sama dengan BSD sehingga ada return dari TOD dan aksesibilitas,” paparnya.

Budi memperkirakan, kebutuhan biaya pembangunan LRT Bandara Soekarno Hatta – BSD sekitar Rp 20 triliun. Proyek tersebut, tegas dia, akan dibangun sepenuhnya oleh swasta tanpa melibatkan APBN. Anggaran negara akan disiapkan apabila memang diperlukan untuk subsidi tarif penumpang.

Pemprov DKI Akan Hadirkan Becak Sebagai Transportasi Pariwisata

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  rencananya akan kembali memperbolehkan becak beroperasi di Jakarta. Namun kehadiran becak ini bukan menjadi alat transportasi konvensional, melainkan untuk memajukan pariwisata di Ibu Kota.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan rencana itu kini sedang bahas. Perlu kajian agar dapat mengetahui apa keuntungan dan kerugian jika becak dioperasikan untuk mendukung pariwisata Jakarta. Pembahasan yang dilakukan, saat ini mengenai rute dan teknis pengoperasiaannya.

“Jadi yang kita pikirkan itu adalah bagian dari pariwisata, angkutan lingkungan untuk memastikan lapangan pekerjaan ada, disambung dengan beberapa destinasi wisata kita,” kata pria yang akrab disapa Sandi ini di Balai Kota Jakarta, Senin, 15 Januari 2018.

Pelarangan becak beroperasi di jalan-jalan Ibu Kota diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Terkait Perda ini, Sandi  yakin pengoperasian becak tidak akan bertentangan dengan perda tersebut, pasalnya dihadirkannya transportasi tradisional  di Jakarta itu hanya untuk kepentingan pariwisata.

“Itu jalur buat pariwisata ya, kita klarifikasi dulu. Kita pastikan sebagai angkutan lingkungan,” ujar Sandi.

Sandi menjelasakan ada rute khusus yang harus dilintasi becak jika sudah beroperasi sebagai transportasi penunjang pariwisata.Jadi tidak serta-merta beroperasi dan bercampur dengan kedaraan umum maupun kendaraan pribadi di jalan. Pemprov mengusulkan, bisa untuk mengangkut wisatawan antar destinasi seperti sepeda ontel di Kota Tua.

“Saya melihat ini kearifan lokal, misalnya di Jakarta Utara itu masih banyak, ada angkutan pakai gerobak,” kata Sandi.

Di kawasan perbatasan Jakarta Barat dengan Jakarta Utara, tepatnya di Teluk Gong, becak masih menjadi primadona masyarakat. Ada puluhan tukang becak beroperasi di kawasan tersebut. Kadang juga sampai kawasan Tambora dan Pejagalan. Mereka menawarkan harga yang cukup variatif, misalnya jika masih di kawasan Teluk Gong, tukang becak mematok tarif Rp10.000-Rp15.000 sekali jalan.