Situs Bukalapak Sempat Down, Netizen Bingung

Netizen sempat dibuat bingung karena tidak bisa mengakses situs marketplace Bukalapak. Tidak hanya pembeli, penjual pun kesulitan masuk ke toko online mereka. Padahal bulan puasa ini biasanya transaksi belanja online sedang tinggi-tingginya. Ada apakah gerangan?

Manajemen Bukalapak buka suara terkait masalah ini.

“Saat ini sedang terjadi kendala pada mati listrik di Biznet, untuk itu kami sedang bekerja keras untuk menyelesaikan problem ini,” ujar Corporate Communication Bukalapak Evi Andarini.

Pihak Bukalapak juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi selama tidak aktifnya Bukalapak. Terkait kerugian, hingga saat ini pihak Bukalapak masih menghitung sembari memulihkan server agar kembali normal.

Saat ini situs Bukalapak sudah bisa diakses secara normal.

Menpar Ajak Alumni ITB Bangun Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengadakan acara buka puasa bersama bersama Ikatan Alumni (IA) Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (28/5). Di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta.

Acara yang bertema Sinergi Alumni Untuk Negeri ini dihadiri berbagai tokoh diantaranya Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifuddin, Anggota Komisi X DPR RI I Wayan Koster, Anggota DPR RI Komisi XI M. Romahurmuziy, Sekjend Kementerian ATR/BPN Himawan Arief, Ketua Majelis Wali Amanat ITB Betti Alisjahbana, dan juga Ketua IA ITB Ridwan Djamaluddin beserta sekitar 500 alumni ITB dari berbagai angkatan.

Pada kesempatan ini, secara lugas Menpar langsung mengajak para peserta untuk berperan aktif memajukan pariwisata Indonesia.

“Ini merupakan momentum kita untuk merapatkan barisan. Dimana kita sebagai civitas akademika harus berbuat nyata demi pembangunan bangsa. Salah satunya membangun pariwisata Indonesia yang saat ini telah ditetapkan menjadi core ekonomi bangsa,” ujar Arief Yahya.

Menpar mengatakan, banyak pencapaian yang telah diraih pariwisata Indonesia. Pada tahun 2018, pariwisata Indonesia masuk Top-20 Growing Tourism Industry in The World. Selain itu pertumbuhan Pariwisata Indonesia tahun 2017 sebesar 22%.

Pertumbuhan itu bahkan jauh diatas pertumbuhan pariwisata regional ASEAN, sebesar 7 persen. Juga pariwisata dunia sebesar 6,4 persen. Ini berarti pertumbuhannya 3 kali lipat dibanding pertumbuhan pariwisata regional dan global.

“Tentunya ini menguatkan keyakinan kita untuk meraih target pada 2018 sebesar 17 juta wisman. Torehan ini tentunya bukan sekedar jatuh dari langit. Tetapi merupakan kerja keras seluruh element bangsa,” kata Arief Yahya.

WhatsApp Sekarang Bisa Video Call Group, Bagaimana Caranya?

Aplikasi chatting WhatsApp baru saja meluncurkan fitur baru, yakni “Group Video Calling”. Fitur ini memungkinkan empat orang atau lebih anggota grup WhatsApp video call secara bersamaan.

Pembaharuan ini sudah bisa dinikmati pengguna perangkat iOS dan dalam waktu dekat pengguna Android bisa merasakan fitur serupa.

Di Indonesia sendiri fitur ini sudah bisa dinikmati. Dilansir dari Kompas Tekno, Group Video Call dari WhatsApp ini bisa menampung empat partisipan dalam satu obrolan tatap muka.

Untuk menggunakan fitur ini, pengguna terlebih dahulu melakukan video call dengan seseorang. Kemudian, jika ingin menambah orang yang akan diajak video call, pengguna tinggal memencet tanda + di pojok kanan atas. Lantas pilih kontak yang ingin diajak bergabung.

Pemanfaatan Venue Pasca Asian Games, Wisma Atlet Akan Disewakan

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis H. Sumadilaga menyatakan helatan akbar olahraga se-Asia tersebut dapat berkontribusi banyak pada perekonomian nasional.

“Saat ini Indonesia juga menyiapkan pusat-pusat wisata bagi pengunjung yang datang untuk menyaksikan Asian Games. Hal ini tentunya akan berdampak pada perekonomian nasional,” kata Danis

Nantinya setiap venue Asian Games akan dimanfaatkan dengan baik untuk berbagai kebutuhan. Salah satu yangs sedang dipersiapkan pemanfaatannya adalah Wisma Atlet Kemayoran.

Pasca Asian Games, bangunan Wisma Atlet tersebut akan dimanfaatkan untuk tempat tinggal masyarakat dengan skema sewa.

Hingga saat ini pembangunan venue sudah mencapai 90 persen. Adapun beberapa venue yang sudah rampung diantaranya Stadion  Utama Gelora Bung Karno, Istora Senayan, dan Stadion Renang.

Presiden Jokowi dan PM Narendra Modi Terbangkan Layang-Layang Bersama

Perdana Menteri India, Shri Narendra Modi melakukan lawatan ke Indonesia pada 29-30 Mei kemarin. Dalam kunjungan tersebut, Narendra Modi menunjukan itikad baik India bekerja sama dengan Indonesia di bidang pariwisata dengan cara menerbangkan layang-layang.

Agenda menerbangkan layang-layang tersebut diikuti oleh Presiden RI Joko Widodo di Silang Monas, Jakarta Pusat.

Direktur Museum Layang-Layang Indonesia Endang Ernawati mengatakan kegiatan ini merupakan sejarah baru hubungan India dan Indonesia. Mengingat layang-layang merupakan permainan tradisional yang populer di kedua negara.

“Agenda ini menjadi kehormatan bagi kami. Sebab, layang-layang ini merupakan permainan tradisional yang populer di kedua negara. Di India permainan ini favorit. Kami tentu gembira bila Presiden Jokowi dan PM Narendra Modi bersedia menerbangkan layang-layang,” jelasnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi tanda dimulainya Pameran Layang-Layang Bersama. Di acara ini India dikabarkan mengirimkan 15 ahli layang-layang. Tidak hanya itu, 50 layang-layang terbaik India pun akan melayang-layang di pameran ini.

“Layang-layang ini sudah sangat mendunia, seninya ada di bentuk dan gerakannya saat terbang ke udara. Perlu angin yang agak cepat untuk membuat layang-layang terbang dan bisa membuat banyak gerakan di udara,” lanjutnya.

Sementara itu Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik kegiatan ini. Ia juga berpendapat kehadiran PM Narendra Modi ke Indonesia bisa berdampak baik bagi pariwisata Indonesia.

“Layang-layang yang diterbangkan Presiden Jokowi dan PM Narendra Modi buatan Museum Layang-Layang Indonesia. Ini merupakan sebuah karya yang luar biasa,” ujar Menpar Arief Yahya.

Batik Air Jadi Pesawat Komersil Pertama yang Mendarat di Bandara Kertajati

Bandara Kertajati atau Bandara International Jawa Barat (BIJB) sudah resmi beroperasi. Tahukah Anda, pesawat komersiap apakah yang pertama kali mendarat dilandasan bandara kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut?

Adalah Airbus 320 Batik Air, pesawat komersil pertama yang pertama kali mendarat di Bandara Kertajati. Pesawat yang mengangkut rombongan perangkat kepala Daerah di Majalengka tersebut terbang dari Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, dan tiba di Bandara Kertajati pukul 16.15 WIB.

Pendaratan Batik Air ini menjadi penanda dibukanya penerbangan komersial di bandara tesebut.

Tidak berselang lama dari pendaratan Batik Air, pesawat Garuda Indonesia mendarat di Bandara Kertajati. Pesawat tersebut membawa rombongan Gubernur Jawa Barat, Kepala Dinas, dan Anggota DPRD Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengungkapkan rasa bangganya dengan kesuksesan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Kertajati.

“Alhamdulilah perjalanan berjalan mulus, pas saya lihat ke bawah ketika landing sudah terlihat bandara baru,” ujar Aher.

Aher mengatakan Bandara Kertajati sudah bisa digunakan untuk penerbangan komersil per tanggal 8 Juni.

“Ini menandakan bahwa 8 Juni nanti sudah siap dibuka penerbangan komersi,” katanya.

Bandara Kertajati diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 26 Mei 2018 yang lalu. Bandara ini merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno Hatta di Cengkareng, Banten.

Royal Wedding ‘Gagal’ Dongkrak Pariwisata London?

Pernikahan akbar Pangeran Harry dengan Meghan Markle berlangsung sangat sakral dan meriah. Royal wedding tersebut sukses menyedot perhatian masyarakat seluruh dunia.

Meskipun demikian, gemerlap pesta pernikahan Pangeran Harry – Meghan Markle ternyata tidak memberikan pengaruh banyak terhadap pariwisaa London.

CEO FordwardKeys, Olivier Jager mengatakan efek dari royal wedding tidak begitu signifikan. “Tidak ada peningkatan yang terlihat dalam pemesanan tiket untuk Inggris imbas dari royal wedding,” jelas Jager.

Selain itu, Tom Jenkins dari Asosiasi Pariwisata Eropa berpendapat royal wedding lebih mengarah ke tontonan media yang bisa disaksikan di rumah, ketimbang fenomena wisata.

“sebelumnya tidak ada lonjakan permintaan yang terlihat, dari pengunjung asing,” katanya.

Untuk diketahui, pernikahan yang berlangsung pada hari Sabtu, 19 Mei 2018 yang lalu ini disiarkan di seluruh dunia. Di  Australia, semua jaringan televisi bahkan menyiarkan pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Mal Thamrin City Diserbu Pengunjung, Beli Baju Lebaran Lebih Awal

Tiga minggu menjelang Hari Raya Idul Fitri, Mal Thamrin City dijejali ribuan pengunjung yang ingin berbelanja persiapan lebaran. Pusar Busana Muslim di Thamrin City memang menjua berbagai kebutuhan beribadah seperti sejadah, mukena, sarung, baju koko, kerudung, peci, hingga aksesoris seperti kalung, gelang, dan bros.

Fitria, salah satu pengunjung Mal Thamrin City mengatakan berbelanja persiapan berlebaran seperti baju muslim di Thamrin City karena harganya terjangkau dan kualitasnya bagus. Selain itu, ia juga mengungkapkan alasannya berbelanja lebih awal untuk menghindari kepadatan pengunjung kalau berbelanja beberapa hari menjelang lebaran.

“Ya mending sekarang. Kalau nanti (menjelang puasa) keburu ramai,” ujar pengunjung asal Kampung Melayu ini.

Para pedaagang pun mengaku mendapat kenaikan omset beberapa minggu menjelang lebaran ini. Rahmat, salah satu pedagang pakaian muslim di Thamrin City mengaku pendapatannya naik drastis.

“Segini belum ada apa-apanya. Biasanya makin ramai kalau sudah tiga hari mau puasa,” jelasnya.

Meskipun belum ditetapkan, Hari Raya Idul Fitri tahun 2018 diprediksi akan jatuh pada tanggal 15 dan 16 Juni 2018. Untuk pastinya, masyarakat masih harus menunggu keputusan dari Kementerian Agama.

Kemenhub Akan Beri Sanksi Tegas Bagi Pelaku Candaan Bom di Pesawat

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan akan memberikan sanksi tegas kepada penumpang pesawat yang ‘bercanda’ membawa bom ke dalam kabin pesawat. Hal tersebut disampaikan Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso.

“Kami mendukung pihak berwajib untuk mengenakan hukuman pidana dan perdata baik itu menggunakan UU no. 1/2009 tentang Penerbangan, KUH Pidana, KUH Perdata maupun aturan lain seperti UU Terorisme yang sudah disahkan,” katanya.

Agus menilai candaan soal bom di dalam pesawat merupakan hal yang sensitif dan dapat menyebabkan kepanikan. Tidak hanya itu, pernilaian penumpang warga negara asing terhadap pelayanan maskapai Indonesia bisa jadi buruk akibat candaan soal bom.

Berdasarkan Pasal 437 UU Penerbangan, semua informasi terkait bom baik sungguhan atau bohong, merupakan tindakan melawan hukum, akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib.

Dengan diberlakukannya peraturan ini, Dirjen Perhubungan Udara berharap ada efek jera untuk para pelaku candaan sensitif tersebut. Nantinya, pelaku candaan akan mendapat hukuman black list atau larangan terbang atau pun mendekati fasilitas penerbangan.

Sementara itu, beberapa hari yang lalu penumpang Lion Air dengan nomor penerbangan JT687 rute Pontianak – Jakarta digegerkan dengan candaan bom oleh salah satu penumpang. Tak pelak, kepanikan pun terjadi sampai seorang penumpang nekat membuka pintu darurat.

Akibat candaan tersebut, sebelas orang mengalami luka-luka.

Percepat Pembangunan Homestay, Kemenpar Gandeng BTN

Pengembangan dan ketersediaan homestay untuk meningkatkan jumlah wisatawan, terus menjadi fokus Kementerian Pariwisata, salah satunya melalui kerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN). Melalui Program Renovasi Arsitektur Nusantara dengan kredit Kemitraan BUMN, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan pengembangan dan pembangunan 10 ribu unit kamar homestay desa wisata tercapai pada 2019.

“Program tersebut merupakan bagian dari Top-3 Quick Wins Homestay Desa Wisata. Program ini menjadi prioritas Tim Percepatan Pembangunan Homestay Kemenpar tahun 2018,” kata Ketua Tim Percepatan Pembangunan Homestay Kementerian Pariwisata, Anneke Prasyanti.

Program tersebut sudah dijalankan, salah satunya di Desa Wisata Kemiren, Banyuwangi. BTN telah menyalurkan kredit Program Kemitraan BUMN sebesar Rp 399 juta kepada 12 pemilik homestay untuk melakukan renovasi,” terang Anneke.

Ketertarikan wisatawan terhadap homestay mengalami kenaikan karena adanya pergeseran minat wisatawan yang lebih terbuka. Menurut Ketua Tim Percepatan Pembangunan Homestay Kementerian Pariwisata, Anneke Prasyanti, wisatawan masa kini lebih menyukai interaksi langsung dengan masyarakat setempat.

“Homestay desa wisata berkonsep low cost tourism dan pembangunan arsitekturnya bergaya Nusantara. Ini yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. “Dan saat ini sebenarnya sudah berlangsung di banyak desa wisata Indonesia, dan akan kami dorong terus agar menghidupkan kembali suasana arsitektur nusantara dan kearifan lokal,” ujarnya.