Pengemudi Blue Bird Dilatih Jadi Duta Wisata

Kementerian Pariwisata bersama PT Blue Bird mengadakan Training of Trainer bagi para pengemudi Blue Bird. Pelatihan ini diberkan dalam rangka memberikan pelayanan prima sebagai Wonderful Indonesia Service Ambassador (WISA).

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan, program WISA sangat penting dalam meningkatkan pelayanan pengemudi Blue Bird, khususnya layanan taksi di bandara ataupun tempat wisata. Pengemudi berhubungan langsung dengan turis saat akan meninggalkan bandara, untuk itu diperlukan first impression yang mendalam (moment of truth), khususnya tentang Wonderful Indonesia sehingga menjadi kenangan yang membuat mereka akan berkunjung kembali ke Indonesia atau repeat guest.

“Moment of truth sangat penting yang dalam marketing sebagai Place (4P;Promotion Product, Price, and Place). Artinya, Place yang dimaksud yaitu kesan pertama yang mendalam dan ini harus dilakukan melalui pelatihan kepada para driver Blue Bird sebagai ujung tombak pelayanan kepada wisman,” kata Arief Yahya.

Hal tersebut disampaikan Menpar kepada 100 pengemudi Blue Bird saat menjadi mentor Training of Trainer (ToT) program Wonderful Indonesia Service Ambassador (WISA), di Kantor Pusat Blue Bird, Jakarta, Rabu (16/5).

Menpar Arief Yahya mengatakan, untuk menjadi seorang Duta Wisata Wonderful Indonesia hanya membutuhkan keterampilan (skill). “Sebetulnya, how to be a service ambassador? Hanya ada tiga aspek yakni; service key success factor, customer contact point, dan service level agreements. Ketiga aspek ini menjadi materi dalam pelatihan ToT WISA,” jelas Menpar.

Dalam pelatihan tersebut juga diberikan pembekalan mengenai pelayanan dan pengetahuan dasar kepariwisataan seperti Konsep Sapta Pesona, serta bagaimana teknik dalam mempromosikan pariwisata (storytelling).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *