Senator Hawaii Garap RUU Pelarangan Penggunaan Sunblock

Baru-baru ini senator di Hawaii mengesahkan sebuah peraturan yang melarang penggunaan tabir surya (sunblock) bagi para wisatawan. Pelarangan ini  dicetuskan lantaran kandungan bahan kimia yang terdapat dalam sunblock dapat merusak terumbu karang.

Dilansir dari halaman The New York Times, pemerintah setempat melarang peredaran sunblocks karena kandungan oxybenzone dan octinoxate merusak terumbu karang. Rencananya, undang-undang ini akan mulai diberlakukan pada Januari 2021 mendatang.

Senator Hawaii, Mike Gabbard mengatakan bahwa Hawaii merupakan ujung tombak penghentian penggunaan sunblock di laut. “Hawaii jelas menjadi ujung tombak dengan melarang bahan kimia berbahaya dalam sunblock. Ini akan membuat perbedaan besar dalam melindungi terumbu karang kita, kehidupan laut, dan kesehatan manusia,” kata Gabbard.

Menurut beberapa ilmuan, kandungan bahan kimia oxybenzone dan octinoxate yang terdapat dalam sunblocks menyebabkan pemutihan karang dan membunuh perkembangan karang. Hingga saat ini tercatat ada lebih dari 3.500 produk sunblocks dengan kandungan bahan kimia tersebut.

Upaya perlindungan laut terus dilakukan oleh berbagai negara di seluruh dunia. Tahun 2017 yang lalu, para aktivis di Inggris mengecam penggunaan kosmetik glitter di laut karena bahan mikroplastiknya dapat membahayakan ekologi laut.

Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa jumlah mikroplastik di laut seluruh dunia diperkirakan mencapai 51 triliun keping.  Mikroplastik tersebut tidak sengaja dimakan oleh hewan-hewan laut seperti plankton dan ikan paus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *